Sebagai seorang yang tinggal di kampung dimana jaringan telepon belum tersedia, untuk bisa akses internet saya menggunakan modem dari smartphone. Merk smartphone yang saya pakai yaitu Andromax R keluaran pertama.

Kenapa pilih smartfren ? karena jaringan atau sinyal smartfren ditempat saya sangat kuat. Jaringan lain untuk provider GSM masih kalah jauh. Nah, maka dari itu, untuk internetan pun saya percayakan pada smartfren.

Karena saya belum memiliki modem untuk berintetan, maka saya menggunakan smartphone tersebut untuk di jadikan modem. Senangnya bukan kepalang saat saya bisa berinternetan dengan koneksi yang lumayan cepat walaupun belum 4G dengan menggunakan smartfren. Namun akhirnya hingga 1 tahun terakhir, hape saya mulai bermasalah dan akhirnya mati total.

Ibarat manusia yang yang sudah tidak mengangkat beban, maka ia akan jatuh. Begitu juga dengan smartphone. Jika dipaksa untuk bekerja melebih batas, mesinya akan kalah dan berujung pada matinya system smartphone tersebut.

Saat awal awalnya ngehang, sempat saya flash, namun tukang servicenya pun merekomendasikan untuk membeli yang baru saja karena sepertinya smartphone sudah tidak kuat. Dan benar saja, setelah system saya flash, hanya bertahan seminggu saja kemudian ngehang lagi.

Karena masih ingin diperbaiki, maka hape pun saya bawa lagi ke tukang service tersebut. Jawabanya pun sama “sepertinya harus beli yang baru saja deh Mas, karena systemnya sudah tidak kuat”. Dan benar saja, seminggu kemudian smartphone saya ngehang dan akhirnya tersimpan di pojok lemari.

Smartphoneku yang mati total karena terlalu lama dijadikan modem. Foto : pribadi

Sekarang saya tahu, fungsi utama hape atau smartphone adalah untuk berkomunikasi. Internet hanyalah fungsi sampingan. Jika di jadikan fungsi utama dan dipaksa bekerja terlalu keras, resikonya yaitu terjadi kerusakan dan bahkan sampai mati total seperti punya saya. Selesai.