Pilih Laman

Membuat Konten Kreatif dengan Hasil di atas Rata Rata dengan Asus VivoBook A407

Dengan fingerprint sensornya, data akan lebih aman karena password yang digunakan berupa sidik jari

Dengan NanoEdge Displaynya, kita bisa mendapatkan tampilan layar yang lebih lebar, sehingga membuat content kreatif pun jadi lebih nyaman

Dengan bodinya yang tipis dan ringan serta bobot 1.5 kg nya, kita bisa membawa laptop ini kemanapun dengan mudah

Sebagai blogger yang di tuntut untuk selalu kreatif, saya selalu berusaha melakukan banyak hal. Seringkali saya harus keluar rumah untuk melakukan riset. Pernah waktu itu pergi ke Semarang hanya untuk riset. Saya juga pernah melintasi hutan Pulau Jawa sendirian agar bisa ketemu teman blogger sehingga bisa bertukar pengalaman.

Selain itu, saya juga seringkali travelling dadakan hanya untuk riset. Pengalaman paling berkesan saat travelling yaitu saat mau kehabisan uang di jalan, huh takut. Capek gak ? pasti dong, tapi demi content kreativ, gak masalah bagi saya. Dan yang paling berat itu saat saya riset dengan membaca artikel yang jumlahnya ratusan.

Untuk gambar sebagai pelengkapnya, saya memiliki sebuah kamera yang sengaja saya beli khusus untuk menjepret objek agar hasilnya lebih bagus. Selain itu saya juga punya tablet gambar juga karena saya sedang belajar membuat komik agar artikel semakin menarik.

Dan semakin kesini, saya semakin merasakan bahwa blogging itu tidak hanya tentang menulis, tapi kepandaian mengambil gambar, membuat infografis, bikin komik, dan membuat video juga. Karena mau tidak mau, konten dengan kombinasi seperti itu akan lebih menarik pembaca. Dan bersama ini, saya juga ingin bercerita seperti apa proses kreatif yang saya lakukan dalam membuat konten kreatif di blog.

Mencari ide menulis di luar

Dalam mencari ide menulis, biasanya saya pergi ke alun alun sambil duduk duduk agar bisa menemukan inspirasi. Tak lupa saya membawa smartphone untuk mencatat ide yang keluar. Seperti diatas saya tuliskan, saya juga seringkali melakukan riset mendalam sebelum nulis. Dan sekarang, saya sedang belajar SEO agar tulisan saya banyak pembacanya.

Dalam pembuatan artikelnya, biasanya saya membuat kerangka dan poin poin pentingnya terlebih dahulu agar nanti mudah saat menulis. Saya juga selalu berusaha membuat artikel di paragraph pertama penuh dengan konflik, sehingga orang orang yang membacanya semakin penasaran untuk membaca kelanjutanya.

Saat internet di rumah sedang gangguan, saya sering pergi ke wifi corner untuk mendapatkan internet kencang. Dan terkadang saya juga membawa kamera dan laptop sekalian.

Tapi ya itu, laptop saya berat, pundak seringkali pegel. Secara barang bawan selain laptop juga sudah banyak, di tambah lagi laptop yang berat, jadi lebih berat lagi.

Mencari ide menulis sambil mengambil foto foto. Dokpri

Membuat gambar, infografis, dan komik

Banyak yang bilang saya ini orangnya kreatif, bahkan terlampau kreatif. Untuk melengkapi artikel, saya sengaja membeli kamera agar hasil jepretanya maksimal. Saya juga membeli perlengkapan kameranya agar proses pengambilan fotonya lebih mudah, seperti tripod dan tongsis.

Alat pembantu kamera dan smartphone. Dokpri

Selain memasukan gambar, saya juga membuat infografis agar tulisan semakin menarik minat pengunjung. Dalam proses pembuatan infografisnya, saya menggunakan software edit gambar professional.

Infografis sebagai pelengkap artikel. Dokpri

Dan seperti diatas saya tuliskan, saya juga menggambar komik walau amatiran. Jadi, tablet ini di hubungkan ke laptop melalui sebuah kabel USB, dengan begitu, coretannya bisa langsung muncul di layar laptopnya, sehingga menggambar jadi lebih mudah. Kalo dulu, saya pake pensil, kemudian jika sudah jadi, gambarnya di foto lalu di kirim ke laptop, tapi cara tersebut lebih memakan waktu.

Saya sedang menggambar komik. Dokpri

Untuk membuat karakter komiknya, saya belajar melalui sebuah buku panduan. Dan beruntunglah sedikit demi sedikit hasilnya mulai kelihatan, walaupun masih sangat kaku saat sedang menggoreskan pena. Karakter komiknya pun saya buat beda dari yang lainya, tujuannya biar gak melanggar hak cipta.

Tapi kadang saya kesel, soalnya laptop sering not responding saat sedang menggambar. Dan pernah waktu itu, gambar yang sudah saya bikin capek capek hilang seketika, ini pasti karena laptop saya gak kuat di pake lama lama.

Membuat video animasi grafis dan visual FX

Nah, ini nih cerita paling dramatis, baca baik baik ya. Sudah sejak tahun lalu saya belajar editing video, dengan tujuan agar artikel blogku semakin menarik. Banyak yang menganggap bahwa bermain video itu berat, iya juga sih, makanya kudu punya laptop dengan performa tangguh.

Beberapa waktu yang lalu ditempat saya di adakan acara pawai taaruf dalam rangkankhataman anak anak santri TPQ. Saya yang blogger sekaligus hobi bikin video, pun ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Selain dengan menuliskanya dalam artikel, saya juga membuat videonya sebagai dokumentasi. Dan total durasi video yang saya dapat mencapai 800 mb. Besar sekali.

Tapi saya agak enggaaan sekali untuk mengeditnya, karena apa ? karena laptop saya selalu tersendat sendat saat mempreview video yang akan di render. Padahal video tersebut sudah saya compress sampai 300 an mb. Tapi masih teteeeeep saja tersendat sendat. Gemeeessss banget pokonya.

Selanjutnya bagaimana ?

Karena saya tak bisa mempreview hasil editan dengan baik, alhasil video yang saya bikin jadi kurang menarik. Jarak antara animasi satu dengan yang lainya tidak teratur. Selain itu ada banyak adegan adegan gak penting yang gak kepotong gara gara gak bisa mempreview video.

Terus terus

Terus karena saya sudah terlalu capek ngeditnya, terpaksa video saya upload di youtube. “Gak apa apa lah banyak adegan gak pentingnya, yang penting sudah di upload” pikir saya dalam hati.

Tapi ya’ itu, saya jadi agak malu karena video yang akan di tonton warga saya, jadi terlihat sangat amatiran karena banyak adegan gak penting masuk dalam video tersebut. Kesanya jadi lebay banget gitu.

Selain video visual FX, saya juga membuat video animasi grafis. Dan ini lebih rumit lagi karena harus menggunakan 2 software, yaitu editor gambar itu sendiri dan juga software animasinya. Sebelum memulai membuat videonya, saya membuat konsep terlebih dahulu dalam sebuah ketikan. Saya bikin skenarionya seperti di sinetron.

Setelah itu saya rencanakan juga transisinya seperti apa, perpaduan warnanya seperti apa, backsoundya, durasinya, pesan yang di sampaikan seperti apa, jenis animasi geraknya, dan lain sebagainya.

Animasi grafis yang saya pelajari agar blog makin menarik di baca. Dokpri

Dan itu berarti saya harus membuka 2 software dong. Dan masalah pun timbul lagi lagi karena software sering kedip kedip not responding gitu, kalo sudah gini rasanya gemessssss dan KEZELLLLLL banget.

Itu karena laptopnya ya ?

Iya, jadi laptop saya kurang mendukung untuk mengedit video seperti ini. Jangankan mengedit video nyata hasil kamera (visual fx), untuk video animasi grafis saja selalu tersendat sendat. Ini lho video yang tadi saya katakan. Dalam videonya banyak adegan gak pentingnya. Tapi karena durasinya panjang, gak usah di tonton juga tidak apa apa hehehe.

 

Nah, itulah proses kreatif yang sering saya lakukan dalam membuat konten kreatif di blog. Karena ngeblog bagi saya itu bukan hanya sekedar menulis, tapi visual seperti gambar dan video pun turut menyumbang. Oh seandainya saja saya punya ASUS VivoBook A407, pasti hasilnya akan lebih baik lagi, bahkan bisa di atas rata rata.

Asus Vivo Book A407 agar konten kreatif makin next level. Dok asus

Memangnya, laptop tersebut mampu membuat content kreatif seperti itu dengan mudah ?

Ouw bisa dong, secara kan laptop ini kan punya performa tangguh. Asus Vivo Book A407 adalah laptop generasi terbaru dan merupakan laptop yang memiliki perbandingan harga atau performa terbaik kelas laptop 14 inchi. Laptop ini juga akan menjadi laptop paling bergaya karena harganya yang terjangkau, tapi di bekali fitur fitur yang sangat menarik. Dan seperti apa sih keunggulan Asus Vivo Book A407 ini. Berikut ulasanya.

Asus VivoBook A407 memiliki desain keren dan menawan. Bobotnya pun ringan karena hanya 1.55 kg dan tipisnya cuma 21.9 mm, jadi bisa dengan mudah di pegang dengan satu tangan. Enteng dan gak membebani pundak saat di gendong dalam tas. Sehingga mudah di bawa kemana.

Pada body belakangnya terdapat arsiran metal dengan logo ASUS kebanggaanya. Terlihat elegean dengan kilauan cahaya disana sini. Namun yang menjadi beda disini yaitu desain engselnya yang besar dan ada lekuknya, dan membuatnya begitu unik dari seri ASUS lainya.

Pada bagian bawah mesinya terdapat 4 bantalan karet yang berfungsi agar saat meletakan laptop ini tidak mudah tergeser kesana kemari. Untuk lubang speakernya, terletak di dekat bantalan karet yang berbentuk seperti bunga. Dengan desain mewah berkelas seperti ini, saya yang seringkali mojok di wifi corner pun tidak perlu malu malu saat mengeluarkan laptop ini hehehe..

Sangat ringan. Via Dadan Gayafone

Desain engsel yang keren. Via www.teknoreview.net

Asus Vivo Book A407 itu memiliki fitur NanoEdge, yaitu fitur yang memaksimalkan layar namun sekaligus meminimalkan ukuran tubuh mereka. Layar laptop ini lumayan lebar, yaitu 14 inch. Sementara bezelnya hanya 7.1 mm.

Perpaduan ini membuat rasio layar ke body menjadi 73.8%. Sehingga memberikan tampilan yang cukup lebar untuk tampilan yang cukup imersif. Dengan ukuran layar seperti ini, menjadikan Asus Vivo Book A407 ini terlihat besar, namun di bingkai dalam body yang ramping.

Layarnya juga sudah full HD dan di lengkapi tekhnologi wide-view 178 derajat untuk memastikan warna dan kontras yang jelas. Menurut pengujian yang di lakukan oleh gayafone.com, layar laptopnya juga kokoh, solid, dan tidak ringkih. Memiliki tekstur unik yang mampu meringankan cahaya reflektif pada layar, sehingga tetap nyaman di lihat walau di sekelilingnya terlalu banyak cahaya. Untuk detail dan saturasi warna pada layarnya juga cukup baik di kelasnya. Jadi kalo di pake untuk menonton film, mengedit video atau bermain game jadi lebih nyaman di liat.

Bezel tipis pada layar ASUS A407. Via asus

Tampilan layar ASUS A407 Via www.teknoreview.net

Membuat video kualitas tinggi, kini makin lancar dengan ASUS VivoBook A407. Itu karena Asus VivoBook menggunakan intel core i3 6006U dengan RAM 4GB DDR4 dan bisa di upgrade hingga 8 GB. Untuk grafisnya menggunakan NVIDIA® GeForce® MX110 graphics dan memiliki kapasitas 1 TB atau 1000 GB. Waow.

Dengan intel core i3 6006U terbarunya, menjalankan berbagi aplikasi seperti aplikasi ketik pun menjadi lebih lancar. Oiya, “U” itu berarti laptop ini berfokus ke optimalisasi daya, aliasnya laptop ini hemat daya.

Sedangkan untuk keperluan grafis, laptop ini menggunakan NVIDIA® GeForce® MX110 dengan kemampuan menghasilkan kualitas gambar bergerak dengan lebih cepat dan detail lebih baik. Misalnya saat mengedit video, mempreview video sebelum di render pasti menjadi lebih cepat tanpa terlalu tersendat sendat. Kalo saja kemaren saya ngeditnya pake laptop ini, pasti hasilnya jauh lebih baik.

Untuk di ketahui, prosesor intel Core i3 seperti pada ASUS VivoBook A407 ini memiliki beberapa keunggulan, 2 diantaranya seperti :
1] High performance
Mampu menyuguhkan kinerja yang luar biasa, kualitas layarnya pun full hd. Buat para gamers, desainer grafis ataupun video editor, laptop ini cocok sekali.

2] Smart multitaksing
Bagi Anda yang suka bekerja secara multi tasking, Intel Hyper-Threading menyuguhkan kemampuan yang luar biasa, sehingga pekerjaan pun jadi cepat terselesaikan.

ASUS VivoBook A407

3 super power

intel core i3 6006U

NVIDIA® GeForce® MX110

RAM 4GB DDR4 HDD 1 TB

Untuk grafis kualitas tinggi

Prosesor terbaik dan hemat daya

Kinerja lebih cepat & penyimpanan besar

i

N

R

i

Sementara untuk gaming, menurut pengujian yang di lakukan oleh Wisnu Kumoro, laptop ini mampu menjalankan game game kelas menengah dengan lebih baik.

Saat ASUS A407 di gunakan untuk bermain game kelas menengah. Dok. Wisnu Kumoro

Sementara menurut pengujian yang di lakukan oleh Dadan Gayafone, untuk aktivitas menulis seperti membuat laporan, proposal, skripsi, menjalankan editing, ataupun bermain game, laptop ini berjalan cukup maksimal. Sedangkan untuk mengedit gambar menggunakan photoshop CS6, laptop ini pun cukup lancar. Klik untuk memperbesar.

Mengedit menggunakan photoshop CS6 cukup lancar. Dok. Dadan Gayafone

Mengetik apalagi. Dok. Dadan Gayafone

Bermain game kelas menengah juga maksimal. Dok. Dadan Gayafone

Sedangkan untuk penyimpananya, 1000 GB jelaaasss lebih luas dan mampu menampung banyak sekali file hingga tahunan. Nah, dengan dapur pacu seperti ini, saya yakin saya bisa membuat konten kualitas tinggi dengan lebih lancar, sehingga hasil di capai pun bisa di atas rata rata.

Desain sebuah keyboard yang baik sangat di butuhkan untuk seorang content creator. Untuk saya sendiri, saya lebih banyak mendapatkan ketikan jika menggunakan laptop dengan jenis keyboard yang renggang dan empuk karena minim typo atau salah ketik. Saya memang belum bisa mengetik 10 jari, tapi saya lumayan bisa mengetik dengan cepat, ckckckckck gitu.

Asus VivoBook A407 di bekali keyboard yang cukup nyaman dan cukup renggang antara tuts satu dengan tuts lainya. Sehingga jika di pakai buat mengetik pun jadi lebih nyaman dan lancar, dan pastinya minim typo. Oiya, desain baru juga di tampilkan di keyboard ini, yaitu tombol power menyatu dengan keyboard di bagian kanan atas. Dengan desain keyboard yang nyaman ini, pastinya saya bisa mendapatkan hasil ketikan lebih banyak dan minim typo.

Menurut pengujian yang di lakukan oleh Dadan Gayafone, keyboardnya cukup nyaman untuk mengetik karena pas dengan jari tangan. Lebar dagu keyboard yang di berikan tekstur kanvas ini, mampu menampung lengan biar gak terlalu pegal meski mengetik dalam waktu lama.

Keyboardnya begitu nyaman buat ngetik. Dok. www.teknoreview.net

Saya ini seringkali keluar membawa laptop saat internet di rumah sedang trouble. Selain ke wifi corner, biasanya saya mojok di gubuk kebun durian karena letaknya di ketinggian agar sinyal untuk internetan lebih kencang.

Tapi yang bikin saya malas adalah saat laptop sedang di pakai, baterainya cepat habis, padahal baru saja di cas. Itu berarti sebagian waktu bisa terbuang gara gara harus pulang untuk mengecas kembali, secara di gubuk kan gak ada colokan.

ASUS A407 dibekali tekhnologi iceCool, sehingga mesin tetap dingin walau di pake lama. Dok asus

Dari pengujian yang telah di lakukan oleh tim https://www.teknoreview.net menggunakan Baterry Mark, aplikasi mencatat bahwa laptop ini mampu bertahan 2 jam 48 menit dengan penggunaan full load secara non stop. Namun jika penggunaan tidak terlalu intens, penggunaan bisa sampai 10 jam. Lumayan lama pokonya.

Selain itu, baterai dari Asus VivoBook A407 ini juga memiliki daya tahan 3 kali lebih kuat dari baterai lithium standar. Lebih kerenya lagi, laptop ini memiliki tekhnologi pengisian cepat, yaitu bisa mengisi 60% hanya dalam waktu 49 menit.

Masih ada lagi lho, yaitu karena laptop ini juga di bekali tekhnologi ice cool yang membuat laptop ini tetap dingin walau di pakai lama. Suhu permukaan rata rata yang di yaitu di bawah 36 derajat celcius, aliasnya lebih rendah dari suhu tubuh manusia. Sehingga laptop pun jadi lebih awet karena tidak cepat panas. Dengan baterai seperti ini, membuat konten kreativ pun jadi lebih nyaman tanpa terlalu khawatir soal baterai.

Seperti yang kalian ketahui, saya ini tidak hanya riset melalui artikel saja, namun lewat video juga, agar pemahaman yang di dapat bisa lebih.

Nah, ASUS VivoBook A407UB ini di bekali tekhnologi visual untuk menghasilkan efek video dan juga foto menjadi lebih baik, yaitu mode normal, mode eyecare, mode vivid, dan mode manual.

Mode normal untuk aktivitas sehari hari, mode vivid untuk mengoptimalkan kontras agar tampilan foto dan video lebih menakjubkan, mode eye care untuk mengurangi tampilan cahaya biru untuk mengurangi ketegangan mata, dan juga mode manual untuk tampilan yang bisa di personalisasi sesuai keinginan.

Selain itu, ada juga tekhnologi ASUS Tru2Life Video, yaitu tekhnologi yang dapat mengoptimalkan secara cerdas setiap piksel dalam bingkai video untuk meningkatkan ketajam kontras hingga 150%. Sehingga bisa mendapatkan kualitas gambar sebaik mungkin.

Agar aktivitas menulis dan membuat konten kreativ semakin lancar, seringkali saya memutar lagu agar tidak bosan. Lagu favorit saya yaitu dangdut karaoke. Nah, Asus Vivo Book A407 di bekali fitur audio yang sangat keren yaitu Asus Sonic Master dan Asus Audio Wizard.

Asus sonic master adalah tekhnologi audio yang dapat membuat keluran suara menjadi lebih baik. Untuk sebuah lagu, suara akan terdengar lebih bersih, vokalnya terdengar lebih jelas, lebih jernih, lebih ngebass, dan lain sejenisnya.

Jika itu lagu rock bisa di sesuaikan dengan alunan rock, jika itu lagu jazz bisa di sesuaikan dengan alunan jazz. Dan secara keseluruhan, lagu yang terdengar pun terdengar lebih powerfull dan nyata.

Sedangkan audio wizard yaitu pengaturan suara untuk mendapatkan jenis suara yang di inginkan. Keduanya adalah perpaduan sempurna antara perangkat keras, perangkat lunak, dan penyetelan audio yang di rancang untuk pengalaman audio terbaik. Menurut pengujian yang di lakukan oleh Dadan Gayafone, kualitas suara dari sonic masternya cukup baik.

Suara yang di keluarkan ASUS A407 pun cukup seru dengan sonic masternya. Dok. Dadan Gayafone

Di dalam laptop saya, ada banyak sekali data rahasia dan file file penting yang saya buat dalam 2 tahun ini. Selain itu, banyak juga video tutorial yang sangat bermaanfaat untuk mengembangkan kreativitas saya. Dan pastinya saya tidak rela jika data data saya hilang gara gara kehapus oleh orang yang pinjem tanpa ijin. Sayang sekali karena laptop saya belum mendukung finger print.

Tapi bagi pengguna Asus VivoBook A407 ini tak perlu khawatir, karena laptop ini sudah di bekali fitur keamanan super ketat berupa finger print atau pembaca sidik jari yang letaknya di bagian touchpadnya. Fungsinya yaitu untuk login dengan menggunakan sidik jari yang sudah terdaftar.

Tidak akan ada orang yang bisa login ke laptop ini jika tidak menggunakan sidik jari yang sudah terdaftar. Aliasnya data Anda akan lebih aman, jauh lebih aman ketimbang sebuah password berupa huruf atau angka.

Oiya, touchpad ini juga mendukung gerakan 4 jari loh, sehingga lebih mudah dalam berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainya. Dengan begitu, bekerja secara multitasking, berpindah dari satu layar ke layar lainya pun jadi lebih cepat, sehingga pekerjaan jadi cepat selesai. Dengan fitur pengamanan super ketat seperti ini, gak akan khawatir jika ada rekan atau teman yang mencoba iseng dengan laptop ini.

FYI : Fitur fingerprint sensor umumnya hanya ada di laptop kelas atas, tapi di Asus Vivo Book A407 yang harganya terjangkau ini sudah di sematkan. Yakin gak mau beli ?

Tombol fingerprint pada touchpad. Dok. Dadan Gayafone

Halaman keamanan di windows hello. Dok. Dadan Gayafone

Sudah 2 tahun lebih saya menggunakan windows 10. Dan ternyata windows 10 itu lebih enteng dan lebih ringan dari versi sebelumnya. Navigasinya pun mudah di mengerti, sehingga lebih mudah di jalankan.

Menurut pengalaman dari Dadan Gayafone, windowsnya menggunakan windows 10 original langsung dari paket pembelianya. Jadi Anda tinggal buka dan pakai saja begitu selesai membeli. Sedangkan menurut pengalaman saya, bekerja menggunakan windows 10 lebih mudah, sehingga konten yang di hasilkan pun jadi lebih berkualiatas. Sedangkan untuk garansinya yaitu 24 bulan atau 2 tahun.

Dari penjelasan diatas dan juga pengalaman yang di lakukan oleh masing masing sumber, seperti dapur pacu yang kuat, fitur pengamananya, layarnya yang lebar, kartu grafisnya, keyboardnya, layarnya, memorinya yang 1000GB, RAM besar yang upgradeable, dan lain sebagainya, membuat konten kreativ dengan ASUS VivoBook A407 dengan kualitas di atas atas rata pun lebih mudah di lakukan.

Lebih kerenya lagi, karena harga yang di tawarkan pun cukup terjangkau, yaitu hanya Rp 6.499.000,-. Untuk kalangan pelajar, mahasiswa, pelaku online shop, bisnisman atau traveler yang ingin tetap produktif, laptop sangat cocok di gunakan. Warnanya pun keren lho, yaitu ada Star Grey dan Icicle Gold. Klik untuk melihat kedua warna.

Dan terakhir, berikut spesifikasi lengkapnya.

ASUS VivoBook A407

SPESIFIKASI

Storage

Baterai

Dimensi

Fitur unggulan

Networking

Keyboard

Hard Drives: 1TB 5400RPM SATA HDD

3 Cells 33 Whrs Battery

328 x 246 x 21.9 mm (WxDxH)

Wi-Fi Integrated 802.11b/g/n Integrated 802.11 AC Bluetooth Built-in Bluetooth V4.1 (On selected models)

Chiclet keyboard

Card Reader

WebCam

Interface

Multi-format card reader

VGA

1 x COMBO audio jack 1 x Type A USB3.0 (USB3.1 GEN1) 1 x USB 2.0 port(s) 1 x HDMI 1 x micro SD card

Prosesor

Grafis

Garansi

Audio

Berat

Intel® Core™ i3 6006U Processor 2.0 GHz (3 M Cache)

NVIDIA GeForce MX110 , with 2GB GDDR5 VRAM

2 tahun, berbeda setiap negara

Built-in Stereo 2 W Speakers And Microphone ASUS SonicMaster Technology

1.5kg

Fingerprint sensor

Memori

Display

Adaptor Daya

OS

4 GB DDR4 2400MHz SDRAM, 1 x SO-DIMM socket , up to 8 GB SDRAM

Plug Type :ø4 (mm) Output : 19 V DC, 2.37 A, 45 W Input : 100 -240 V AC, 50/60 Hz universal

14.0" (16:9) LED backlit HD (1366x768) Anti-Glare 60Hz Panel with 45% NTSC Support ASUS Splendid Technology

Windows 10 Home - ASUS recommends Windows 10 Pro.

Sumber referensi artikel dan gambar pendukung :

Asus

Freepik.com

Dokpri

www.youtube.com/watch?v=yLYOQ-7ARVE&t=8s – Wisnu Kumoro

www.youtube.com/watch?v=VQ2PbD9r8jc – Dadan Gayafone