Pilih Laman

Benarkah Blog Landing Page Lebih Sering Menang Lomba Blog ?

Hai teman, mungkin beberapa dari kalian pernah beranggapan jika blog dengan layout landing page lebih sering menang lomba blog ? iya kah ? Pas kalian tau kalau ada blog yang menang lomba, lalu kalian cek dan ternyata blognya bergaya landing page, kemudian kalian akan beranggapan “pantesan menang, desain blognya keren pake layout gitu”.

Btw blog landing page itu kayak apa sih ?

Blog landing page adalah blog dengan halaman full width atau halaman penuh dari kiri ke kanan dan berisi satu konten atau satu artikel, seperti artikel ini. Jadi tidak ada sidebar seperti pada umumnya blog. Blog landing page juga seringkali di lengkapi fitur slide agar artikel yang di muat terkesan hidup.

Tahun 2017 lalu, kepopuleran blog landing page begitu terasa di kalangan blogger pemburu lomba. Pertama kali saya kenal jenis blog seperti ini yaitu dari blognya Mbak Yuni di alamat www.jengyuni.com

Mbak Yuni ini begitu popular karena blognya super keren dan memiliki kemampuan menulis yang baik sekaligus kemampuan desain di atas rata rata. Dimana saat itu masih jarang atau bahkan tidak ada blogger lomba dengan skill seperti itu.

Karena tampilan blognya yang kece badai, desainya yang keren, ia pun sering menang lomba, gak heran deh jika view blognya sangat tinggi. Baru kali itu ada blogger cewek tapi kreatifnya luar biasa.

Apa iya sih blog landing page sering menang lomba ?

Dalam syarat dan ketentuan lomba untuk poin penilaian, kreatifitas hampir selalu di nilai. Bahkan sampai 30% dari seringnya yang cuma 10%. Kreativitas itu pada umunya tentang ide, infografis, video, dan juga WEB DESIGN yang dalam hal ini blog landing page.

Baca juga : Ketika Selalu Kalah dalam Lomba Blog

Tampilan dashboard template landing page divi theme

Jika di analogikan, contohnya begini. Jika Anda memiliki sebuah produk yang di promosikan oleh orang lain, dan produk Anda di pajang di sebuah toko dengan desain bangunan yang biasa biasa saja, SPG nya biasa saja, etalasenya juga biasa saja, cara pembayaranya masih manual, dan semuanya terlihat sederhana.

Kemudian bandingkan…..

Jika produk Anda di promosikan di sebuah toko dengan bangunan yang sangat modern, desain arsitekturnya bikin orang selalu penasaran kepengin mengunjunginya, SPG nya cantik, ada mesin kasirnya dan bisa bayar non tunai, etalasenya juga bagus, tempatnya nyaman, dan lain sebagainya.

Anda pilih mana ? pilih yang biasa saja atau yang bagus ?

Pilih yang biasa saja dong !!! bersikeras…

Ah nggak yakin deh, coba pegang kepala kalian, panas nggak ? kalau panas berarti kudu minum bodrex hehehe….

Saya yakin jika sang pemilik produk akan memilih produk mereka di pajang di tempat yang lebih bagus, karena potensi penjualanya besar, iya enggak ? dan jika pemilik produk tersebut adalah kalian yang sedang gencar gencarnya promosi, pasti lebih memilih produknya di pajang di tempat yang ramai pengunjung 😀

Baca juga : “Bermain Judi” dalam Lomba Blog

Blog landing page adalah blog premium yang umumnya berbasis self hosting dan domain pribadi. Blog premium seperti ini juga memiliki performa lebih baik ketimbang blog biasa.

Blog seperti ini biasanya memiliki dukungan SEO, baik dari plugin ataupun dari paket hostingnya. Aliasnya, blog premium ini memiliki performa tangguh untuk mempromosikan setiap artikelnya. Ada juga fitur https untuk keamanan. Dan berbagai macam dukungan lainya yang dapat meningkat performa sebuah blog. 

Untuk blog saya sendiri, saya punya dua blog, yang satu di platform blogger yang usianya sudah sudah 8 tahun dengan alamat di http://www.amir-silangit.com 

Dan blog wordpress self hosting yang baru 1 tahun alias kemarin sore, yang tidak lain ya di blog https://kangamir.com ini. Blog wordpress ini menggunakan theme dari divi theme.

Divi WordPress Theme

Tapi biarpun baru kemaren sore, performanya jauh lebih bagus ketimbang blog blogger saya yang udah 8 tahun. Blog blogger saya hanya memiliki visitor paling rata rata 350 per hari dengan pageview 11.000 per bulan. DA / PA nya juga baru 23/28 per 2 Oktober 2018

Tapi blog baru saya di wordrpress, memiliki pengunjung sampai 400 perhari dengan pageview sampai 16.000 perbulan. DA / PA nya juga sudah 24/30 per 2 Oktober 2018. Padahal baru setahun sudah mengalahkan yang 8 tahun. 

Baca juga : Belajar PEKA Menangkap Pesan dan Tema Lomba Blog

Tampilan blog landing page divi theme

Di atas saya sudah menyinggung soal kreativitas dalam sebuah lomba blog. Dan kreativitas itu sendiri mendukung sampai 30% poin penilaian.

Untuk di ketahui, template landing page memiliki banyak fitur dan plugin agar blog semakin menarik dan semakin terdepan. Seperti plugin SEO, penghitung nomor, menu dropdown, plugin background, dan banyak lagi plugin lainya yang bisa membuat blog terlihat lebih KREATIF dan hidup tanpa perlu membuat infografis atau membuat video.

Untuk blog biasa, kreativitas biasanya datang dari infografis dan video. Sehingga jika blog biasa ingin terlihat lebih kreatif, sang blogger harus membuatnya dan usahanya lebih keras.

Sedangkan jika menggunakan blog premium dengan template landing page, tool tool kreatif dari plugin tinggal di gunakan saja tanpa perlu capek capek membuatnya. Aliasnya, unsur kreatif pada blog landing page lebih mudah di buat walaupun hanya sedikit, tanpa perlu membuka software desain.

Baca juga : Kesalahan Fatal yang Pernah Saya Lakukan dalam Lomba Blog 

Plugin divi theme untuk performa sebuah blog

Blog landing page akan terlihat sangat kreatif bahkan melampaui batas jika sang blogger itu sendiri memang membuat konten yang kreatif. Di tambah dengan pemaksimalan fitur plugin bawaan templatenya, mampu menghasilkan konten di atas rata rata. Nggak heran deh jika blog landing page terlihat lebih menarik.

Nah, seringkali saya juga membaca baca blog pemenang lomba yang menggunakan blog landing page. Kemudian saya bandingkan dengan tulisan di blog biasa yang juga sama sama menang. Setelah saya bandingkan, jika blog landing page menang, itu karena emang tulisanya bagus dan berbobot.

Jika kalian mungkin pernah beranggapan bahwa blog landing page sering menang lomba, itu tidak sepenuhnya benar, tapi ada benarnya juga. Karena selera juri berbeda beda, terutama saat mengeluarkan produk terbarunya dan sedang gencar gencarnya promosi.

Di lain kesempatan saya juga beberapa kali membaca artikel pemenang utama yang ternyata blognya biasa saja dengan gambar biasa dan bahkan masih menggunakan subdomain, tapi jadi pemenang utama dan mengalahkan blog landing page. Setelah saya baca, artikel blog tersebut memang berpengaruh dan artikelnya paling berkualitas.

Jika saya ambil contoh begini, semisal poin untuk blog biasa setelah di nilai dapat 92% dan blog landing page 92%. Karena rasio atau perbandinganya sama, bisa jadi, blog landing page lebih di lirik karena bermodal dan lebih powerfull.

Sampai disini bisa di tarik kesimpulan bahwa kualitas tulisan itu paling utama, namun unsur kreativitas biasanya lebih mudah didapat dari blog landing page karena bisa dibuat dengan mudah.

Baca juga : Berbagai Macam Riset yang Pernah Saya Lakukan dalam Lomba Blog

Kalau saya, saya sering baca tulisanya Mbak Langit, tulisannya emang bagus dan berpangaruh. Kalau kalian belum pernah berkungjung ke blog nya Mbak Langit, coba deh buka blognya di www.langitamaravati.com dijamin kalian tergeletak menganga 😀

Jika ada yang bilang “blog Mbak Langit landing page gitu, pantesan menang” berarti kalian cuma sekilas ngeliatnya doang tapi gak baca. Kalo masih belum bisa menyimpulkan, mungkin kalian perlu baca 2 atau 3 kali biar bener bener paham.

Kesimpulanya, baik blog biasa ataupun landing page, dalam sebuah lomba, kualitas tulisan adalah yang utama. Terlebih jika lomba itu dari penyelenggara pemerintahan. Namun dari segi tampilan, blog landing page memiliki tampilan yang unik dan beda, yang berpotensi dan membuat bingung juri hingga akhirnya memilihnya sebagai pemenangnya.

Karena pastinya, penyelenggara akan lebih suka jika sebuah produk atau jasa mereka di promosikan dalam sebuah wadah yang lebih premium karena potensi terjadinya transaksi lebih besar. Jika sang penyelenggara itu adalah Anda sendiri, Anda pilih yang mana ?

Silahkan berkomentar, barangkali ada yang mau menambahkan atau malah kasih masukan jika artikel saya kurang sesuai. Artikel ini saya buat setelah sekian tahun ikut lomba, aliasnya hanya berdasarkan pengalaman pribadi, dan bersifat opini.