Akhirnya Saya Menabung Emas di Pegadaian dan Koin Receh karena Terinspirasi dari Artikel #MoneySmartMenginspirasi

Ibuku adalah seorang yang gemar sekali menabung. Selain menabung, Ibuku juga gemar berinvestasi emas. Sekitar belasan tahun yang lalu, Ibuku pernah berinvestasi emas. Hal itu ia lakukan agar masa depan anak anaknya lebih terjamin. Setiap kali ada sedikit uang, ia gunakan untuk dibelikan emas.

Dulu harganya masih murah sekitar 300 ribuan. Karena sadar bahwa emas nilainya terus naik, Ibuku pun terus mengumpulkannya sampai bertahun tahun lamanya, hingga terkumpul beberapa gram. Saat dijual, harganya sudah mencapai 450 ribu rupiah per gram. Hasilnya pun lumayan karena untung 150 ribu per gramnya.

Dan saya sebagai anaknya pun mengikuti jejaknya. Saya ikut ikutan berinvestasi emas karena harganya terus naik. Saya pernah menjual beberapa gram emas dan hasilnya lumayan walaupun kalau di itung itung untungnya masih sedikit karena waktu simpanya belum lama dan harganya baru naik sedikit.

Investasi emas dalam bentuk barang sebelum tahu kalau ternyata ada tabungan emas di Pegadaian. Dokpri

Saya memilih membelanjakan uang saya untuk membeli emas dalam wujud barang. Namun setelah membaca artikel tentang investasi di alamat website https://www.moneysmart.id/ yang berjudul Ini 4 Alasan Mengapa Milenial Mesti Punya Tabungan Emas Pegadaian di saya langsung memutuskan untuk menabung emas di Pegadaian. Berikut fotonya. 

Salah satu artikel #MoneySmartMenginspirasi membius saya untuk menabung emas di Pegadaian. Dokpri

Menabung emas di pegadaian itu sangat menguntungkan. Berdasaran artikel tersebut diatas, saya mendapatkan 4 keuntungan, yaitu :

N

1] Nilainya stabil dan cenderung naik

Selama saya membeli emas, saya belum pernah mendapati harga emas turun. Justru di waktu-waktu tertentu, harganya naik drastis. Contohnya pas tahun baru 2019 kemarin. Beberapa bulan sebelum tahun baru, saya sempat menanyakan harga emas di toko emas. Yaitu seharga 485 ribu per gram. Kemudian menjelang tahun baru, harganya sudah naik menjadi 505 ribu per gramnya. Nah, ini merupakan moment yang tepat untuk menjual emas karena harga bisa naik drastis di saat saat tertentu. Disaat saat itulah waktu yang tepat untuk menjual emas karena pastinya harga jual juga ikut naik.

N

2] Risikonya sangat rendah

Saat harga harga barang terus beranjak naik karena inflasi, hal itu tidak akan mempengaruhi nilai tukar emas. Harga emas tetap stabil dan bahkan terus naik biarpun inflasi terjadi. Dan yang terpenting, tabungan emas kita akan aman karena disimpan di pegadaian. Beda jika investasi emas dalam bentuk barang yang kita simpan dirumah, karena resiko kehilangan bisa kapanpun terjadi.

Dengan memiliki tabungan emas, kita sama saja dengan menabung uang, namun jumlahnya akan terus bertambah seiring naiknya harga emas dari waktu ke waktu.

N

3] Pencairan mudah dan pajaknya ringan

Mencairkan dana dari tabungan emas juga sangat mudah. Kita hanya datang ke pegadaian tempat kita menabung di saat jam kerja. Untuk pencairan dalam bentuk emas, minimal 1 gram. Sementara dalam bentuk uang bisa berapa saja. Tentunya dengan dengan syarat dan ketentuan yang di tetapkan oleh Pegadaianya. Oiya, pajak emas juga ringan karena hanya 0,45%, sehingga tidak membebani.

N

4] Syaratnya sederhana dan manfaatnya jangka panjang

Kemaren pas saya nabung emas, saya hanya membawa KTP saja. Untuk fotocopynya sudah ada disana. Kebetulan KTP saya sudah habis masa berlaku. Saat saya tanya apakah bisa menggunakan KTP yang sudah ekpired, eh ternyata masih bisa. Namun baiknya gunakan KTP yang masih berlaku ya ? 

Sementara setoran minimal pas saya kemarin yaitu 46 ribu rupiah, namun bisa berbeda di tempat lainya. Untuk biaya administrasi bulanan hanya sebesar 2500 rupiah. Dan biaya tahunan 30 ribu rupiah. Murah sekali pokonya. Untuk menabung, minimal 10 ribu sudah bisa. Cara menabungnya bisa mendatangi langsung ke pegadaian tempat kita menabung ataupun lewat transfer bank.

Untuk mengetahui seberapa banyak tabungan emas yang kita miliki, kita juga bisa memantaunya lewat aplikasi pegadaian yang bisa di download di playstore. Disitu kita juga membeli dan menjual emas, untuk kemudian uang atau barangnya bisa kita ambil di pegadaian. Mudah banget pokonya.

Tabungan emasku yang terinspirasi dari artikel #MoneySmartMenginspirasi. Dokpri

Nah, jika tabunganmu sudah banyak, mau kamu apakan ?

Saya sedang menginginkan sebuah sepeda motor karena sepeda motor saya yang lama sudah tak layak jalan. Rusak disana sini dan sangat tak nyaman digunakan. Rantai juga sudah harus diganti. Kalau di perbaiki bisa habis banyak. Mending beli saja. Dengan tabungan emas ini, saya harap bisa konsisten menabung hingga mendapatkan impian sebuah motor baru.

Ini lho sepeda motorku yang ingin saya ganti karena sudah banyak yang rusak. Dokpri

Keinginan saya yang lainya tentu banyak, seperti dana darurat, instalasi internet karena pekerjaan saya banyak terhambat gara gara koneksi lambat, membeli perlengkapan kerja, dan lain sebagainya. 

Karena artikel #MoneySmartMenginspirasi pula, akhirnya Saya Menabung Koin Receh Melalui Celengan Plastik

 Menabung koin recehan pecahan 1000 dan 500 dalam celengan plastik karena terinpirasi dari salah satu artikel #MoneySmartMenginsiprasi. Dokpri

Saya ini memang gemar menabung. Selain menabung di Bank Konvensional, Bank BKK Kecataman, menabung emas di pegadaian, saya juga menabung koin receh di celengan plastik, yang hingga saat ini, mungkin sudah habis lebih dari 60 celengan. Sekali beli biasanya langsung 4 sampai 5 buah biar gak bolak balik. Bahkan warung tempat saya membeli celengan tersebut seringkali kehabisan stock karena habis dibeli oleh saya.

Celengan kaleng yang saya beli sekaligus 4 -5 buah. Dokpri

Dulu saya menabung di celengan seperti ini rasanya biasa saja, tidak ada tujuan khusus dari setiap wadah celengan. Namun semenjak saya membaca dua artikel dari #MoneySmartMenginspirasi dibawah, saya terinspirasi kembali untuk menabung uang receh pecahan 1000 dan 500 namun dengan konsep yang berbeda dan mampu memupuk semangat menabung saya.

Semangat menabung receh demi sebuah impian, berkat membaca artikel di #MoneySmartMengispirasi. Dokpri

Artikel pertama berjudul 5 Tips Menabung Uang Receh Biar Menggunung dan Bisa Beli Barang Mewah!  dan artikel kedua berjudul The Power of Uang Receh! 4 Orang Ini Udah Buktikan Sendiri mampu membangkitkan semangat saya untuk terus menabung walau hanya koin receh.

Dari artikel pertama, konsep menabung yang di ajarkan pun saya terapkan. Yaitu dengan menulis tujuan menabung yang di tempelkan di celengan tersebut. Sehingga mampu menyemangati saya untuk konsisten menabung.

Untuk impian yang ingin saya raih dari celengan tersebut yaitu sama dengan menabung emas, yaitu untuk tamba-tambah biaya membeli sepeda motor. Nantinya setelah dirasa penuh, uang akan saya setorkan ke pegadaian agar tabungan emasku semakin bertambah. Kemudian untuk model celengannya pun saya beli yang berbentuk hewan peliharaan saya, seperti yang tertulis di artikel #MoneySmartMenginspirasi.

Setiap hari, hampir selalu ada saja uang receh biarpun hanya 500 rupiah. Saya yakin jika setahun saja saya konsisten menabung, pasti jumlahnya semakin bertambah.

Untuk artikel kedua, inspirasi yang saya dapatkan yaitu tentang seorang remaja bernama Eka Duta yang menabung koin receh semanjak masih kelas 6 SD. Tujuannya menabung yaitu karena ia menginginkan sebuah laptop. Nominal yang ia tabung yaitu antara 1000-7000 rupiah. Setelah dibuka, terkumpul uang sebanyak 1,5 juta.

Teringat akan pesan Ayahnya, akhirnya uang tersebut ia gunakan untuk mendaftar sekolah. Melihat semangatnya dalam menuntut ilmu, akhirnya pihak sekolah yaitu MAN 1 Magelang tempat dimana ia mendaftar, pun mengapresiasi usahanya dengan menggratiskan seluruh biaya pendidikannya. Dan bagi saya ini sangat inspiratif. Disaat anak anak lain seusianya sedang asik asiknya jajan, ia justru sadar bahwa pendidikan itu lebih penting.

Eka Duta, remaja SMP yang gemar menabung hingga mendapatkan beasiswa sekolah gratis. Screenshot di ambil dari web moneysmart.id

Jika Eka Duta berhasil mendapatkan beasiswa dari sekolah karena kegigihanya menabung, saya juga bermimpi untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan cara menabung pula. Dan ini adalah impian yang ingin sekali saya wujudkan suatu saat nanti. Untuk kampus mana yang ingin saya pilih, saya pun sudah menemukanya. Sementara untuk jurusanya, saya mulai memikirkan jurusan apa yang cocok biar tidak menyesal nantinya karena salah pilih jurusan. Semoga dengan menabung, impianku meraih pendidikan tinggi pun tercapai, amin. 

Impian mewujudkan pendidikan tinggai dari menabung. Dok. https://archives.portalsatu.com

Membaca memang membuka wawasan dan cara pandang baru. Berkat membaca artikel inspiratif dari #MoneySmartMenginspirasi, saya bisa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Ini menjadi bukti bahwa situs moneysmart.id mampu memberikan inspirasi bagi orang lain untuk melakukan perubahan positif. Maka dari itu, yuk kepoin artike artikel keren di #MoneySmartMenginspirasi untuk mendapatkan inspirasi positif lebih banyak.